Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 29, 2013

Pemuda hanya tinggal Sumpah

" Kami putra putri Indonesia mengaku bertanah air satu, Tanah air Indonesia Kami putra putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia Kami putra putri Indonesia mengaku berbahasa satu,  bahasa indonesia" Begitulah bunyi penggalan sumpah pemuda yang diikrarkan pemuda pemuda Indonesia puluhan tahun silam, tepatnya pada tanggal 28 oktober 1928, bukan sekadar sumpah belaka yang keluar dari mulut pemuda pemuda ingusan, bukan hanya sekedar sumpah yang diikrarkan tanpa ada bukti nyata pelaksanaannya. Benar-benar sumpah yang keluar dari hati dengan semangat dan tekad kuat memajukan bangsa mereka, tanah air mereka dan segala yang ada di tanah air mereka. Pemuda pemuda itu berjuang mempertaruhkan nyawa untuk tanah air..mempertaruhkan nyawa untuk Indonesia hingga akhirnya gugur dan menjadi pahlawan bangsa. Seiring berjalan waktu, seiring majunya segala aspek kehidupan,  justru kandungan sumpah tersebut tidak semakin maju, bahkan terlupakan. Iya, saya mengatakan seperti i...