Langsung ke konten utama

Postingan

Zahid

“Ayah, ini om Agi ya? Yang kemarin datang?” Anakku mendekat dan bertanya dengan antusias saat aku sedang focus pada layar laptopku. Aku sedang memeriksa email tugas dari mahasiswa-mahasiswaku yang seharusnya sudah terkirim jam 9 malam ini. Aku bangkit menggendongnya menuju sofa, istriku sedang membolak-balik album foto tua yang sudah lama tersimpan di atas lemari. Sambil memegang sebuah foto anakku kembali mengulang pertanyaannya tadi. “ ini om Agi kan Yah?” sambil menatapku. Aku tersenyum. Zahid, anakku yang baru berumur 5 tahun rupanya sudah mulai banyak ingin tahu, rasanya baru kemarin ia baru bisa mengatakan “ayaaiyaa iyaaa” sambil teriak tak jelas apa maksudnya, sekarang ia sudah sangat lancer mengucapkan huruf R yang kata ibuku tak bisa kulakukan sampai umur 7 tahun. Zahid akan lebih pintar dariku ucapku dalam hati dan mengamininya. “iya, ini om Agi sayang” jawabku menunjuk seorang dalam foto. sebelum ia bertanya pertanyaan lainnya, aku mencoba bertanya padanya terl...
Postingan terbaru

RINJANI TRIP (PART I)

RENCANA DAN PERSIAPAN Nama Rinjani sudah menggema lama di telingaku, ketinggiannya yang mencapai 3726 mdpl sudah lama seakan memanggilku, aku tinggal di Lombok, yup.. Lombok. Tempat gunung Rinjani itu sendiri,  bahkan puncaknya bisa terlihat dari rumahku, malu rasanya di umurku yang mencapai kepala dua aku tak pernah sekalipun mendakinya, bayangan indah danau Segara Anak dan gunung barujari tampak jelas di depan mataku. Dan rasanya menyesakkan, terlebih lagi saat teman-teman yang pernah mendakinya bercerita panjang lebar tentangnya, semuanya semakin membuatku iri dan tak sabar ingin mendaki gunung berapi tertinggi ke dua di indonesia tersebut. Aku dan beberapa teman-temanku sudah merencanakan pendakian sejak tiga tahun lalu, semuanya sudah di atur dengan rapi, aku paling bersemangat dan menggebu, mengingatkan semua teman untuk tidak absen dalam perjalanan itu. Sayangnya, karena urusan kuliahku, akulah yang harus absen. Sakit hati rasanya, terlebih teman-teman yang akhirn...

KENANGAN YANG HILANG

                PROLOG                 Aku mencoba meluangkan waktu liburku sore ini dengan berjalan melihat suasana kota kecilku, Tanjung, ibukota sebuah kabupaten kecil Lombok Utara yang baru beberapa tahun berdiri setelah pisah dari induknya lombok barat. Aku menghabiskan masa kecilku di kota ini, dulu kami masih menyebutnya kecamatan Tanjung. Kecamatan dengan puluhan orang menghabiskan sore mereka dengan bermain bola di satu-satunya lapangan bola di sini. Beberapa orang dewasa bermain di lapangan besar lengkap dengan seragam mereka, kami anak-anak kecil bermain dipinggir pinggir lapangan dengan bola plastik dan gawang dari sandal, tentu tak ada kostum, kadang bahkan tak berbaju,sudah pasti tak bersepatu. Aku masih bingung mengapa kami dulu begitu kuat bermain bola tanpa alas kaki, padahal di sekitar lapangan banyak tumb...

ABOUT MY LITTLE BRO

Happy 17 birthday my Little brother :) Stay cool and make us proud.. yeah Ilham Nauval Haqiqi, biasa dipanggil Okiq, agak gak nyambung emang, lahir 17 tahun yang lalu di rumah sakit tentara Mataram sebagai kado untuk bapak, karena bertepatan dengan hari ayah sedunia. Dia satu-satunya yang lahir di tanah kelahiran kedua orang tuaku, aku dan kakakku kebetulan lahir di Timor Timur yang saat ini sudah jadi Timor Leste,  bapakku seorang polisi yang saat itu ditugaskan di Timor Timur,  itulah kenapa terselip nama "Timor" di namaku dan kakakku, walaupun belakangan ini, adekku menambah "Timor" di beberapa nama akun sosmednya " Ilham Timor Haqiqi", saya gak tau kenapa dia begitu senang hati menambah bagian namanya, saya berfikir mungkin dia mengira bukan anak kandung orangtua dengan tidak ada nama Timor,  tapi sepertinya konyol, karena banyak foto-foto kelahirannya di album keluarga. Jadi, here is all about my Bro, Okiq. NAKAL sebenarnya saya gak terlalu paha...

SURAT CINTAKU UNTUK ...

Tanggal 1 Oktober kemarin mungkin menjadi hari yang paling menegangkan dalam hidup Bapak dan Ibu, disaksikan oleh jutaan pasang mata rakyat Indonesia Bapak dan Ibu bersumpah atas nama tuhan Bapak dan Ibu masing-masing, terkecuali kalau Bapak Ibu tak punya tuhan atau agama. Bapak dan Ibu terlihat sangat gagah dan cantik dengan balutan pakaian pakaian yang terlihat mahal itu, dilantik sebagai anggota DPR RI yang mengatur undang undang sebuah negara menambah kesan wibawa Bapak dan Ibu. Hari itu saya sangat senang, sungguh sangat senang, alasannya karena untuk pertama kalinya bagi saya melihat semua kursi di gedung parlemen itu terisi penuh, lebih senang lagi karena Bapak dan Ibu terlihat sangat bersemangat dan khusyu' sepanjang acara, dan itu lah yang saya harapkan, yang kami rakyat Indonesia harapkan selama ini. Kami berharap selama 5 tahun masa jabatan Bapak dan Ibu semua, kursi-kursi itu terisi penuh diduduki oleh Bapak dan Ibu membawa suara-suara rakyat, bukan suara pr...

MUQIM, NIHA'I, DAN 20 PUTARAN KESADARAN

Salah satu alasan kenapa saya menamakan blog ini 'Bodoh' adalah selain karena saya yang terlalu jenius cenderung ke begok, juga karena saya sering menceritakan hal hal bodoh yang gak penting dan di anggap tabu di tengah masyarakat kemudian dikupas secara tajam setajam silet karatan. Jika sebelumnya saya menceritakan tentang bodohnya rencana kabur kami, sekarang saya ingin menceritakan salah satu dari ribuan hal bodoh yang saya dan sahabat sahabat saya kerjakan, entah apa yang mendorong saya membuat ini, yang jelas saya hanya ingin berbagi cerita melalui tulisan bodoh. Saat itu saya dan sahabat-sahabat saya adalah santri akhir di Al-Bayan, santri paling senior dan paling banyak makan asam garam pondok. Sudah menjadi kewajiban bagi santri akhir untuk bertanggung jawab terhadap pondok dan adik adik kelas mereka, salah satu bentuk tanggung jawab itu adalah Muqim . Muqim adalah istilah untuk mereka yang yang tetap tinggal di pondok dan menjaga pondok saat santri-santri lainny...