Seperti yang saya bilang di tulisan tulisan "curhat" saya sebelumnya, saya ini adalah anak pesantren, jadi kembali saya sedikit curhat tentang kehidupan saya di pesantren. Setelah tamat SD entah dari bisikan makhluk halus mana tiba-tiba saya menawarkan diri masuk pesantren ke bapak saya, padahal saya bukan dari keluarga pesantren, bahkan saya dan orang tua bisa dibilang 'buta ' tentang pesantren, Awalnya kakak saya yang cuma beda 18 bulan dari saya yang mau di pondok-an, karena kakak saya itu nakalnya kebangetan, di SD kerjaannya kelahi tiap hari, syukurnya sih kakak saya selalu menang, ada korban yang sampai berdarah hidungnya karena gak mau kasi bekalnya, atau ada yang kakinya keseleo ditendang dan sebagainya. Singkatnya kakak saya mau dimasukin pesantren tapi nolak dan batal. Karena mungkin niatnya salah, pesantren itu bukan tempat penampungan anak anak nakal. Dengan batalnya kakak saya, saya tiba tiba mengajukan diri dan tanpa banyak tanya langsung diteri...
HANYA BOCAH YANG BELAJAR MENULIS