Rintik hujan terdengar menimpa atap, angin
bertiup menusuk kulit. Aku masih terkapar di
tempat tidur, dengan mata terbuka menatap
langit-langit kamar, iya…pagi ini hujan! Aku
bangkit dan melangka menuju jendela,
hembusan angin dan hujan rintik-rintik
membuat rangkaian daun-daun bergoyang.
Pagi ini bumi nampak sepi sekali, penghuninya
sepertinya masih asik mendengkur di bawah selimut. Kenapa pagi yang indah ini harus terlewat kan dengan berhangat-hangat di
bawa tebalnya selimut dan belaian, jika masih bisa di nikmati lebih lama, kenapa tidak?
….karena hujan di pagi hari itu adalah
fenomena alam yang sangat indah, sayang jika harus di lewatkan begitu saja…
Dengan balutan jaket tebal aku mendekati butiran halus hujan, ku biarkan kaki ku telanjang dan meginjak rumput-rumput yang basah. Terasa benar air dari langit
itu jatuh mengenai wajahku…sejuk…dingin…
kembali, aku bercerita dengan hujan pagi ini…
Aku masih seperti dulu, menyukai rintikan
hujan pagi hari, masih suka melihat daun-
daun yang bergoyang oleh angin dan air…
masih suka bercengkrama dengan langit, masih
suka membagi senyum dengan awan pagi…
masih akrab dengan kicauan burung yang
menari-nari menghiasi bumi…semuanya
tentang pagi…pagi adala lambang semangat
untuk menjalani hidup dengan penuh cinta…
dengan pagi lah aku bisa membayangkan betapa manisnya gadis itu…betapa menawan
tatapan gadis itu…betapa manis senyuman gadis itu…semuanya….tentang cintaku pada pagi
yang membawa hujan bergulir bersama butiran
halus air, yang datang dari langit…ketika pagi lah aku merasa gadis itu ada di sampingkuvmembisikan kata-kata yang indah di telingaku…menatap wajah ku dengan
lambaian kain dari kerudungnya yang tertiup angin…
dan mengucapkan selamat pagi padaku
aku melayang seperti burung camar yang terbang melambung tinggi di atas angkasa raya…aku mulai melamun.. dengan bait bait puisi yang tak sengaja keluar dari bibirku yang masih bergemetaran. Aku mulai memikirkannya
"Seorang gadis pagi
menyergap pagi
memburu malam
tersentak oleh belaian sunyi
tersentuh dengan tangis sepi
bernaung didasar bumi
berteduh dibawa langit meluas
adakah...!?
satu hati ini, untuk satu hati jua
terbukan lah gerbang jiwa....
penuhi rongga hatiku
hanya dengan satu nama saja
hanya dengan satu sosok saja
hanya dengan satu jiwa saja
hanya dengan satu hati saja
dan itu adalah dia....
gadis pagi ku..."
Akhirnya aku tersadar..gerimis ini telah reda..penghuni bumipun mulai terlihat.. aku kembali.. bersiap untuk aktifitasku dengan harapan
semoga dengan pagi ini aku bisa melewati hari-hari ku dengan penuh cinta, begitu pun harapan ku
untuk sang bidadariku…ku awali pagi ini
dengan menanam kan rindu ku pada nya…
I MISS YOU A LOT :)
Komentar
Posting Komentar