Hmm... sebenarnya sih, gak ada niat mau nulis apa- apa, cuma karena insomnia yang selalu kambuh tiap malam ini buat saya bingung ingin mengerjakan apa, jadinya deh nulis nulis gak jelas.
Hmm (lagi) sesuai judulnya, sakit hati. Yaah anak kecil juga tau kalau hampir semua orang di dunia pernah mengalami yang namanya sakit hati, entah itu apapun sebabnya, tapi, berhubung saya masih muda, jadi kita akan membicarakan sakit hati dalam konteks pemuda, tak lain tak bukan penyebabnya.. (sebutkan Sama-sama) C I N T A .Bener pemirsa :)
Kenapa nih ane kok tiba-tiba ingin nulis dengan judul sakit hati ??Yaah jadi tak ceritain dulu.Ana amnesia alias gak bisa tidur ( insomnia bang -,-) yo ono lah pokok'e, terus ceritanya buka-buka twitter baca baca tweet tweet teman teman dan berita,
eh........ ada nih temen ane yang keliatannya lagi bener bener sakit hati, galau, pusing, batuk pilek, diabetes ( ehh gak gak.. penyakit yang disebutkan becanda wae kok :D ).. sekian banyak tweet-nya temen yang muncul di TL ane itu sebut saja Q bener-bener menunjukkan bahwa memang dia lagi bener bener sakit hati.. gak percaya??
Coba ente liat aje gambarnye dari screen shot ane..
eh........ ada nih temen ane yang keliatannya lagi bener bener sakit hati, galau, pusing, batuk pilek, diabetes ( ehh gak gak.. penyakit yang disebutkan becanda wae kok :D ).. sekian banyak tweet-nya temen yang muncul di TL ane itu sebut saja Q bener-bener menunjukkan bahwa memang dia lagi bener bener sakit hati.. gak percaya??
Coba ente liat aje gambarnye dari screen shot ane..
Hmmm... Apa yang bisa ane lakukan untukmu kawan? Yang
mungkin sedikit bisa melupakan kesedihanmu, yang mungkin sedikit bisa
mengurangi rasa sakitmu, bagilah pedihmu kawan? Ceritakanlah padaku apa
yang kau rasakan.
Katamu, rasanya sakit sekali. Iya aku
tahu kawan. Katamu, sakitnya lebih dari itu, sakiiiiit… sakiiiit
sekali. Iya aku tahu apa yang kamu rasakan kawan, karena aku pun pernah
merasakan seperti apa yang kamu rasakan saat ini. Katamu sakitnya
setengah mati. Iya kawan, aku tahu, tapi jangan pernah berpikir ingin
mati gara-gara ini. Mungkin rasa sakitmu sperti tak terobati, namun mati
pun tak kan bisa mengobati. Tak ada rasa yang lebih sakit dari pada
saat meregang nyawa kawan, sekali pun kawan, jangan pernah berpikir
ingin mati! jangan kawan!!,
Aku beri satu alasan yang
mungkin bisa engkau jadikan alasan untuk tetap bertahan hidup. “Karena,
kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di esok hari”.
Kawan,
Tuhan merahasiakan semuanya agar kita terus berusaha. Kita tidak pernah
tau apa yang akan kita dapati di esok hari. siapa tahu esok engkau
sangat bersyukur apa yang telah terjadi di hari ini, bisa jadi esok
engkau merasa lebih berutung karena ia meninggalkanmu di hari ini, dan
siapa tahu esok engkau mendapati yang jauh lebih baik daripada yang
telah hilang di hari ini, dan Kita tidak pernah tahu. Maka jangan sesali
apa yang terjadi! jangan pernah menyerah untuk terus berusaha!
Kawan,
tidak ada yang melarangmu untuk bersedih, namun jangan terlalu larut
dalam kesedihan! Tidak ada yang melarangmu untuk menangis. Mengislah
kawan, jika itu bisa membuatmu merasa lebih baik. Namun janganlah engkau
bawa tangismu hingga pagi hari, Aku yakin engkau akan baik-baik saja,
Aku yakin semuanya akan baik-baik saja, dan aku yakin engkau mampu
bertahan menghadapi cobaan ini!
Kawan, jika kita boleh
memilih, kita tidak pernah ingin merasakan semuanya ini. Tapi ketahuilah
kawan, apa pun yang diberikan-Nya tak pernah ada yang sia-sia. Manis
akan lebih terasa manis setelah kita mengecap yang pahit, emas tidak
akan menjadi murni 24 karat sebelum dibakar dengan suhu tinggi dalam
beberapa lama, kita tidak pernah tahu apa yang terbaik bagi kita.
Sudahlah
kawan, tak usah engkau pertanyakan lagi. Kenapa dia meninggalkanmu?
Tidak ada yang salah dengan dirimu, juga tidak ada yang salah dengan
dirinya. Ini bukanlah akhir dari segalanya kawan, inilah awal
dari segalanya. Nanti engkau juga akan tahu jawabannya sendiri, setelah
engkau mampu bangkit lagi, setelah engkau bisa tertawa lagi. Saat itu
engkau bertanya kenapa dulu dia meninggalkanku? Iya, karena engkau akan
memperoleh yang lebih baik dari dia. Karena engkau akan mendapat yang
lebih indah dari yang diberikannya.
Kawan, janganlah
engkau merasa sendiri karena ditinggalkannya. Engkau masih punya
sahabat, masih punya keluarga yang akan selalu di sisimu. Kalau pun
semua sahabat dan keluargamu telah meninggalkanmu, masih ada aku kawan.
Aku masih di sini menemanimu. Dan jika aku pun harus meninggalkanmu,
janganlah engkau lupa bahwa Tuhan selalu bersamamu kapan punitu.
Kawan,
tersenyumlah! Lihatlah dirimu. Engkau punya segalanya, engkau bisa
melakukan apa yang engkau inginkan, Engkau bisa lebih hebat dari yang
engkau pikirkan, bangkitlah dari keterpurukanmu, tunjukkan pada dirinya
kalau engkau tak selemah itu. Tunjukkan bahwa engkau bisa menjadi lebih
baik, walau tanpa dirinya. Berikanlah isyarat padanya “Terima kasih
telah meninggalkan aku”
Weleh -,- kok malah jadi sok puitis... ya Wes lah...
Tapi
sebenarnya, semua kalian pasti tahu, ada yang lebih menyakitkan dari
sakit hati, yakni sakit gigi. Bener, kalau sakit hati masih bisalah kita
tidur dengan maksud menghilangkan sakitnya, eh kalau sakit gigi?? Tidur
aje sakit broo..udah gitu, kalaupun bisa tidur, bangun-bangun jangan
harap bisa langsung hilang sakitnya, justru baru bangun langsung terasa
tuh, huhhh ane pernah ngerasa kok.
Sakit hati masih
bisa makan, laa kalau sakit gigi??? Mau seenak apapun makanan gak akan
terasa enak, mau ketawa dikit ehh langsung kerasa lagi..hmm susah dah
pokoknya kalau sakit gigi...
Laaah ini kok malah bahas
sakit gigi yaa?? Hehehe udah deh.. udah jam setengah tiga.. karena nulis
akhirnya ngantuk and sleep and bye :D
Sorry yang tweet-nya ane jadiin bahan tulisan :D peace yaaak
Komentar
Posting Komentar